Analisis Pengaruh Limbah Domestik terhadap Kualitas Air Anak Sungai Asam

G. M Saragih, Hadrah Hadrah, Ekki Prayoga

Abstract


The Asam River is one of the tributaries located along the RT 15 area of Paal V Village, the Asam River crossing the residential area of this river has the potential to be polluted by domestic waste. Based on data on the water quality of the Asam River according to the Jambi City Environmental Service in 2020, the water quality of the Asam River has exceeded the surface water quality standard on the parameters of TSS, turbidity, pH, BOD, COD and ammonia. The purpose of the study was to determine the disposal of domestic wastewater and to determine the quality status of the acid river in terms of the pollution index method and to know the plan for controlling the pollution of the acid river with the influence of domestic waste. Based on the calculation of the status of the Asam River water quality, which was determined using the Pollution Index (IP) method, the points AP-1 (Upstream) and AP-2 (Downstream) were in a “Lightly Polluted” condition. This is because the results of the ammonia and turbidity parameter tests at the AP-1 (Upstream) and AP-2 (Downstream) points that exceed the established quality standards. Efforts to control river pollution can be carried out by making riparian buffer strips or planting vegetation on the banks of the Asam River. , the manufacture of communal WWTPs in every existing sub-district along the Asam River and tightening of wastewater quality standards for industrial and domestic activities which must not exceed the water quality standard according to its class.


Keywords


the influence of domestic waste, river water quality

Full Text:

PDF

References


Achmadi, Suminar., 1994. Kamus Saku Kimia. Penerbit Erlangga. Jakarta

Alaerts, G. Dan Santika, S.S 1987. Metode Penelitian Air. Penerbit Usaha Nasional. Surabaya.

Amsyari, F. 1977. Prinsip-Prinsip Masalah Pencemaran Lingkungan. Ghalia Indonesia. Jakarta

Agustiningsih Dyah, dkk. 2012. Analisis Kualitas dan Strategi Pengendalian Pencemaran Air Sungai Blukar Kabupaten Kendal. Jurnal Presipitasi, Vol 9, No 2.

Pradha and Adya Analisis Kualitas Air Sungai Bringin Kota Semarang Menggunakan Metode Indeks Pencemaran (Studi Kasus Kondisi Sungai Bringin pada Tanggal 10 Juli 2014)

Aziz, L. A. and Kamil, I. M. (2003) ‘Evaluasi Status Mutu Sungai Cihampelas Dengan Metode Storet dan Indeks Pencemaran Use Of Storet Method and Pollutant Index For Water Quality Assesment Of Cihampelas River' Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan , Institut Teknologi Bandung , status mutu bada’, Jurnal lingkungan, pp. 1–9.

Bappedal Jateng. 2002. Laporan Akhir, Penyusunan Profil Lingkungan DAS Babon di Jawa Tengah. Semarang.

Beherem, dkk. 2014. Strategi Pengolahan Sungai Cibanten Provinsi Banten Berdasarkan Analisis Daya Tampung Beban Pencemrana Air dan Kapasitas Asimilasi. Jurnal Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan. Vol 14, No1.

Chiras, D.D. 1991. Environmental Science Action for A Sustainable Future. The Benjamin/Cumming Publication Company INC. California.

Darwani. 2003. Evaluasi Program Kali Bersih (PROKASIH) di Kaligarang Semarang. Tesis, Magister Ilmu Lingkungan, Universitas Dipenegoro. Semarang.

Daryanto, M. 1995. Masalah Pencemaran. Tarsito. Bandung.

Dix, H.M., 1981, Environmental Pollution. Jhon Willeh and Sons Inc. Chischester. New York

Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi (2020) Data Kualitas Air Sungai Asam Kota Jambi Bagian Hilir Asam dan Bagian Hulu Asam.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi (2020) Data Lebar Penampang Basah, Kedalaman Air, laju Air dan Debit Air Sungai Asam Kota Jambi Bagian Hulu dan Hilir

Djajadiningrat, S.T., dan Harsono, H. 1990, Penilaian Secara Cepat Sumber-sumber Pencemaran Air, Tanah, dan Udara. Gadjah Mada University Press : Yogyakarta.

Dyah, A., Sasongko, S. B. and Sudarno (2012) ‘Analisis Kualitas Air Dan Strategi Pengendalian Pencemaran Air Sungai Blukar Kabupaten Kendal’, Laser and Particle Beams, 9(02), pp. 64–71. doi: 10.1017/S0263034606000267.

Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air: Bagi Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Perairan. Kanisius: Yogyakarta.

Fardiaz, S., 1992. Mikrobiologi Pangan I. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Gazali, Widiatmono, Rahadi, dan R, Wirosoedarmo. 2013. Evaluasi Dampak Pembuangan Limbah Cair Pabrik Kertas Terhadap Kualitas Air Sungai Klinter Kabupaten Nganjuk.Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem 1 (2) : 1-8, Juni 2013.

Hermawan, C. (2017) ‘Penentuan Status Pencemaran Kualitas Air Dengan Metode Storet dan Indeks Pencemaran (Studi Kasus: Sungai Indragiri Ruas Kuantan Tengah)’, Jurnal Rekayasa, 07(02), pp. 1–11.

Jackson, A.R.W. and Jackson, J.M. 1996. Environmental Science. Longman. Singapore.

Khiatuddin, M. 2003. Pelestarian Sumber Daya Air Dengan Teknologi Rawa. Bandar Lampung.

Kementerian Negara Lingkungan Hidup. (2003). Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 115 Tahun 2003 tentang Penetapan Status Mutu Air. Jakarta. 2008. Status Lingkungan Hidup Indonesia 2007. Jakarta: Penerbit Kementerian Negara Lingkungan Hidup.

Kumar De. 1987. Environmental Chemistry. Willey Eastern Limited. New Delhi.

Kristianto, P. 2002. Ekologi Industri. Penerbit ANDI. Yogyakarta.

Mahida, U.N. 1986. “Pencemaran air dan pemanfaatan limbah industry”. CV. Rajawali: Jakarta.

Mara, D., dan Cairncross, S., 1994, Pemanfaatan Air Limbah dan Ekskreta. Institut Teknologi Bandung: Bandung.

Marwah, (2002) Daerah Aliran Sungai DAS Sebagai Satuan Unit Perencanaan Pembangunan Lahan Kering Berkelanjutan. Makalah Falsafah Sains (PPs 702) 16 November 2001

Marganingrum, D., Roosmini, D. and Sabar, A. (2013) ‘Diferensiasi Sumber Pencemar Sungai Menggunakan Pendekatan Metode Indeks Pencemaran (IP) (Studi Kasus : Hulu DAS Citarum) River Pollutant Sources Differentiation Using Pollution Index Method ( Case Study : Upper Citarum Watershed )’, 23(1), pp. 41–52.

Masri Singarimbun dan Sofian Effendi. 1989. Metode Penelitian Survei. LP3ES. Jakarta

Newson, M., 1997,Land, Water and Development. Suistanable Management of River Basin Sistem, Routledge New York

Nurul Ilmi Amalia, Sudiro, C. D. W. (2018) ‘Penentuan Status Mutu Air Sugai Mbabar Dengan Menggunakan Metode Indeks Pencemaran di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang’.

Nurmayanti, 2002. Kontribusi Limbah Domestik terhadap Kualitas Air Kaligarang Semarang. Program Pasca Sarjana Universitas Gajahmada. Yogyakarta

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.68/MENLHK-SETJEN/2016. Tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik. www.peraturan.go.id

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001. Pengelolaan Kualitas air dan Pengendalian Pencemaran Air. 14 Desember 2001. Jakarta: Kementerian Sekretariat Negara RI.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021. Tata Cara Penerbitan Persetujuan Teknis dan Surat Kelayakan Operasional Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan. 18 Januari 2021. Jakarta: Kementerian Sekretariat Negara RI.

Peraturan Undang-Undang Republik Indonesia, Nomor 17 Tahun,2019. Tentang Sumber Daya Air. 15 Oktober 2019. Jakarta : Kementerian Sekretariat Negara RI

Peraturan Daerah Kota Jambi Nomor 3 tahun 2016 tentang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup

Peraturan Daerah Kota Jambi Nomor 11 tahun 2016 tentang Penyelengara Kawasan Perumahan dan Peningkatan Kualitas Pemukiman Kumuh

Peraturan Daerah Kota Jambi 5 Tahun 2020 Tentang Pengelolaan Sampah

Peraturan Daerah Kota Jambi No. 13 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik atau Pemukiman.

Rahmi. (2009). Pengolahan Limbah Cair Domestik Menggunakan Lumpur Aktif Proses Anaerob. Universitas Diponegoro, Fakultas Teknik.

Republik Indonesia Undang-Undang No 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengolaan Lingkungan Hidup

Said, N.I. 1999. Kesehatan Masyarakat dan Teknologi Peningkatan, Kualitas Air. Jakarta : Direktorat Teknologi Lingkungan.

Salmin. 2005. Oksigen Terlarut (DO) dan Kebutuhan Oksigen Biologi (BOD) sebagai Salah Satu Indikator untuk menentukan Kualitas Perairan. Oseana, Volume XXX, Nomor 3. LIPI. Jakarta

Sheftianan and Nugraha Penentuan Status Mutu Air Sungai Berdasarkan Metode Indeks Pencemaran Sebagai Pengendalian Kualitas Lingkungan (Studi Kasus : Sungai Gelis, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah) http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/tlingkungan Jurnal Teknik Lingkungan, Vol. 6, No. 1 (2017)

Standar Nasional Indonesia Nomor 6989-57. 2008. Metode Pengambilan Contoh Air Permukaan. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

Standar Nasional Indonesia Nomor 8066. 2015. Tata Cara Pengukuran Debit Aliran Sungai dan Saluran Terbuka Menggunakan Alat Ukur Arus dan Pelampung. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

Susilo, R.K.D. 2012. Sosiologi Lingkungan. PT. Rajagrafindo Persada. Jakarta.

Supratiwi, F. 2014. 70 Persen Sungai Tercemar Limbah Rumah Tangga. Antaranews.com. http://www.antaranews.com/berita/466480/70- persen-sungai-tercemar-limbah-rumah-tangga. Diakses tanggal 3 Juni 2017

Suriawiria, U. 2003. Air dalam Kehidupan dan Lingkungan yang Sehat. Penerbit Alumni. Bandung.

Sudarmadji, H.P., dan Widyastuti, M., 2014, Pengelolaan Sumberdaya Air Terpadu. Gadjah Mada University Press : Yogyakarta.

Suripin. 2002. Pelestarian Sumberdaya Tanah dan Air. Penerbit ANDI. Yogyakarta.

Soemirat, J.S., 1996, Kesehatan Lingkungan. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta

Wihoho, 2005. Model Identifikasi Data Tampung Beban Pencemaran Sungai Dengan QUAL2E (Studi Kasus Sungai Babon). Tesis. Universitas Diponogoro. Semara




DOI: http://dx.doi.org/10.33087/daurling.v5i2.115

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Daur Lingkungan Published by Environmental Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Batanghari University
Adress: Fakultas Teknik, Jl.Slamet Ryadi, Broni-Jambi, Kec.Telanaipura, Kodepos: 36122, email: daurling.unbari@gmail.com


Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.