Gap Analysis Implementasi Kebijakan Indonesian Sustainaible Palm Oil Terkait Pengelolaan Lingkungan Pada Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit

Nurul Amri Komarudin

Abstract


Provinsi Sumatera Selatan merupakan  produsen terbesar ke-6 produk perkebunan kelapa sawit di Indonesia dengan luas area 1.2 juta hektar. Dalam beberapa tahun terakhir, terdapat masalah lingkungan di provinsi Sumatera Selatan yang disebabkan oleh kurangnya pengelolaan lingkungan pada perkebunan kelapa sawit dan kejadian kebakaran hutan yang menyebabkan dampak negatif pada lingkungan di sekitar perkebunan tersebut. Berdasarkan indikasi ini, diperlukan analisis gap terkait kebijakan lingkungan dan implementasinya di perkebunan kelapa sawit yang dilakukan oleh 6 perusahaan di Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja perusahaan dalam melakukan pengelolaan lingkungan berdasarkan kriteria yang terdapat di dalam prinsip ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) dan menganalisis implementasi kebijakan lingkungan pada perusahaan perkebunan kelapa sawit. Analisis gap dilakukan dengan menggunakan regualatory gap analysis. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebanyak 105 indikator dari 126 indikator pada kriteria ISPO yang terkait dengan lingkungan telah dipenuhi oleh perusahaan  perkebunan kelapa sawit. Secara keseluruhan, skor implementasi kebijakan lingkungan yang telah terpenuhi memiliki persentase 85%, dan kesenjangan memiliki nilai 0.15 yang berarti kesenjangan tersebut rendah, sehingga dapat dikatakan bahwa kebijakan lingkungan telah berhasil diimplementasikan oleh perusahaan sesuai dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil).


Keywords


Gap analysis; Indonesian sustainable palm oil; Implementasi; kebijakan lingkungan ; perkebunan kelapa sawit

Full Text:

XML PDF Remote

References


Adeishvilli, M. (2012). Environmental Policy Institutional and Regulatory Gap Analysis Georgia (ND): Green Alternative. https://greenalt.org/app/uploads/2021/04/REPORT_ENG_2012.pdf.

Badan Pusat Statistik Sumatera Selatan Dalam Angka (BPS). (2019). Banyuasin dan Musi Banyuasin (ID): BPS Banyuasin dan Musi Banyuasin. 1-180 (180 halaman) https://musibanyuasinkab.bps.go.id/publication/2019/08/16/2e92e90e18cbae4dd8a154dc/kabupaten-musi-banyuasin-dalam-angka-2019.html.

Burhanuddin. (2016). Integration of the economy and environment in sustainable development. EduTech Journal Vol.2 No 1 March 2016. 1-7 (7 pages). https://media.neliti.com/media/publications/58722-ID-integrasi-ekonomi-dan-lingkungan hidup-d.pdf.

Cem, A., Hatice A., Begum S. (2017). A Gap Analysis on Urban Sustainability Studies and Urban Sustainability Assessment Tools. Architecture Research, 7 (1): 1-15.

Direktorat Jenderal Perkebunan. (2021). Buku Statistik Perkebunan Tahun 2020-2021 [Internet] http://www.pertanian.go.id/infoeksekutif/bun/isi_dt5thn_bun.php.

Dislich, C., Keyel, A.C., Salecker J. (2015). Ecosystem functions of oil palm plantations: a review. EFForTS Discussion Paper Series Volume 16 (2015). ISBN: 2197-6244. 1-62 (62 pages).

https://www.econstor.eu/bitstream/10419/117328/1/EFForTS_dp-16.pdf.

Etikan I., Musa S. A., Alkassim R. S. (2016). Comparison sampling and purposive sampling. American Journal of Theoritical and Applied Statistics, Vol. 5, No. 1 (2016) 1-4.

Fristz, S. (2019). A comparison of global agricultural monitoring systems and current gaps Agricultural Systems Vol. 168 (2019): 258-272 (14 pages).

https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0308521X17312027.

Government Regulation No. 27 of 2012 concerning environmental permits https://www.global regulation.com/translation/indonesia/7209367/government-regulation-number-27-in-2012.html.

Harsono, D. M. A., Chosin, A., M., Fauzi. (2012). Analysis on indonesian sustainable palm oil (ISPO): A qualitative assessment on the success factors for ISPO. Jurnal Manajemen and Agribisnis, 9 (special edition): 39-48.

Komarudin, N.A., Afgani, C.A. (2023). Implementasi Kebijakan Pengelolaan Kawasan HCV dan HCS Pada Perkebunan Kelapa Sawit di Sumatera Selatan. Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan, 14(1):40-47.

Komarudin, N.A., Hariyadi, June, T. (2023). Gap analysis of environmental licensing on oil palm plantations in eastern part of South Sumatra Province. OP Conference Series: Materials Science and Engineering, 42111(1098).

Nasir, M., Noch, M. F. (2009). Gap Policy Analysis of Sustainable Palm Oil Plantation Development in East Kalimantan [Final Report] Jakarta (ID): WWF. 1-96 (96 pages). https://www.academia.edu/41218468/Gap_Analisis_Kebijakan_Pembangunan_Perkebunan_Kelapa_Sawit.

Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI). (2016). Myths and Facts of the Indonesian Palm Oil Industry in Global Social, Economic and Environmental Issues . Bogor (ID): PASPI Pr. Pp 125-126.

https://palmoilina.asia/paspi-library/mitos-dan-fakta-ed-3/.

Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 11/Permentan/OT. 140/3/2015 Tentang Sistem Sertifikasi Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia Jakarta (ID): Kementerian Pertanian.

Statistik Perkebunan Indonesia. 2021. Buku Statistik Perkebunan Tahun 2009 - 2021. [Internet]

http://www.pertanian.go.id/infoeksekutif/bun/isi_dt5thn_bun.php.




DOI: http://dx.doi.org/10.33087/daurling.v7i1.275

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Daur Lingkungan Published by Environmental Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Batanghari University
Adress: Fakultas Teknik, Jl.Slamet Ryadi, Broni-Jambi, Kec.Telanaipura, Kodepos: 36122, email: daurling.unbari@gmail.com


Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.