Aplikasi Penggunaan Feses Kambing Terhadap Produksi Vigna Sinensis L Guna Pengurangan Pupuk Anorganik
Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian pupuk kotoran kambing pada tanaman kacang panjang untuk mengurangi dampak lingkungan dari penggunaan pupuk kimia. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial dengan dua perlakuan dan tiga kelompok. Perlakuan yang dicoba adalah sebagai berikut: Faktor 1 Dosis Kotoran Kambing (K) yang terdiri dari 3 taraf yaitu: K1 = 20 ton/ha setara dengan 8 kg gram per petak, K2 = 30 ton/ha setara dengan 12 kg gram per petak, K3 = 40 ton/ha setara dengan 16 kg gram per petak. Faktor 2 Ragam (V) terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu : V1 = Katrina, V2 = Sabrina, V3 = Kanton Tavi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kotoran kambing dengan dosis 40 ton/ha atau setara 16 kg per petak (K3) memberikan pertumbuhan dan produksi tanaman kacang panjang yang terbaik. Varietas Canton Tavi (V3) mampu tumbuh dan berproduksi lebih baik dibandingkan varietas lainnya. dan Interaksi antara pemberian pupuk kotoran kambing dengan varietas kacang panjang Kanton Tavi yang diberi pupuk kotoran kambing sebanyak 40 ton/ha setara 16 kg per petak (K3V3) menghasilkan pertumbuhan dan produksi yang lebih baik dibandingkan interaksi perlakuan lainnya.
Kata kunci : Dosis, Ragam, Kotoran Kambing, Anorganik, Lingkungan
ABSTRACT
This research aims to determine the effectiveness of applying goat manure fertilizer to long bean plants to reduce the environmental impact of using chemical fertilizers. This research used an experimental method with a factorial randomized block design (RAK) arranged with two treatments and three groups. The treatments tried were as follows: Factor 1 Goat Manure Dosage (K) consisting of 3 levels, namely: K1 = 20 tonnes/ha equivalent to 8 kg grams per plot, K2 = 30 tonnes/ha equivalent to 12 kg grams per plot, K3 = 40 tons/ha, equivalent to 16 kg grams per plot. Factor 2 Variety (V) consists of 3 levels of treatment, namely: V1 = Katrina, V2 = Sabrina, V3 = Canton Tavi. The research results showed that the application of goat manure fertilizer at a dose of 40 tons/ha or the equivalent of 16 kg per plot (K3) provided the best growth and production of long bean plants. The Canton Tavi variety (V3) was able to grow and produce better than other varieties. and The interaction between the application of goat manure fertilizer and the Kanton Tavi long bean variety which was given goat manure fertilizer of 40 tonnes/ha equivalent to 16 kg per plot (K3V3) resulted in better growth and production compared to other treatment interactions.
Full Text:
Dampak Lingkungan Pupuk KimiaReferences
Arfan. DP., MMB Damanik.,H. Hanum. (2015). Aplikasi Pupuk Urea dan Pupuk Kandang Kambing Untuk Meningkatkan N-total pada Tanah Inceptisol Kwala Bekala dan Kitannya Terhadap Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea mays L.). Jurnal Online Agroteknologi, Vol.3 (1): 128-135. Medan Desember 2015.
BPS. Direktorat Jenderal Hortikultura. (2019). Produksi Sayuran di Indonesia, Tahun 2014-2018. Kementerian Pertanian.
Chandini, R.K., Kumar, R. and Om, P. (2019) The Impact of Chemical Fertilizers on our Environment and Ecosystem. In: Research Trends in Environmental Sciences, 2nd Edition, 71-86.
https://www.researchgate.net/publication/331132826
Hadisuswito, S. (2012). Membuat Pupuk Organik Cair. Jakarta: Agromedia Pustaka.
Hidayati, Y., Benito, A., Eulis, T., & Ellin, H. (2011). Kualitas Pupuk Cair Hasil Pengolahan Feses Sapi Potong Menggunakan Saccharomyces cereviceae. Jurnal Ilmu Ternak, 11(2)
Imam .F. Muhammad S. dan Liferdi L. (2017). Pengaruh Kombinasi Dosis Pupuk N, P, dan K Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum melongena L.). Jurnal. BPTP Jawa Tengah, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, J. Hort. Vol. 27 No. 1, Juni 2017 : 69-78.
Indi Millatul Maula, (2023). Pengelolaan Limbah Pertanian: Pemanfaatan Kotoran Kambing Sebagai Pupuk Organik. Action research Literate.Vol 7 (1).
https://doi.org/10.46799/arl.v7i1.183
Islamiyah. A. (2016). Respon Pertumbuhan Dan Hasil Beberapa Varietas Kacang Panjang (Vigna Sinensis L) Pada Berbagai Dosis Pupuk Kandang Kambing. Jurnal. Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Jumin, H. B. (1987). Dasar Dasar Agronomi. Rajawali Press,Jakarta.
Maya A. Shofi. (2017). Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Kambing Terhadap Pertumbuhan Kedelai (Glycine Max (L.) Merr.) Pada Kadar Air Tanah Yang Berbeda. Jurnal. Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Mayadewi, A. (2007). Pengaruh Jenis Pupuk Kandang dan Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan Gulma Hasil Jagung Manis. Agritrop, 26 (4) : 153-159 ISN : 0215 8620.
Nilahayati dan Putri. L. A. (2015) . Evaluasi Keragaman Karakter Fenotipe Beberapa Varietas Kedelai (Glycine Max L.) Di Daerah Aceh Utara. Jurnal.Mahasiswa Program Doktor Ilmu Pertanian Fakultas Pertanian USU, Medan 2015.
Pangaribuan, D. dan Hidayat Pujisiswanto. (2008). Pengaruh Dosis Kompos Pupuk Kandang Sapi terhadap Pertumbuhan dan Produksi Buah Tomat. Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi-II. Universitas Lampung.
Rahmawati dan Annesa. K. (2017). Aplikasi Kombinasi Kompos Kotoran Kambing Dengan Kompos Kotoran Ayam Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Tanah Varietas Gajah (Arachis Hypogeae L).Jurnal. Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.
Rukmana (2014). Sukses Budidaya Aneka Kacang Sayur Di Pekarangan dan Perkebunan. Penerbit Lily Publisher
Salim, E. (2013), Kiat Cerdas Wirausaha Aneka Olahan Kedelai, Penerbit Andi, Yogyakarta.
Styaningrum, L. (2013). Respon Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L.) Terhadap Dosis Pupuk Kandang Kambing Dan Pupuk Daun Yang Berbeda.
Tulus, S. (2011). Uji daya hasil beberapa varietas kedelai (Glycine max (L) Merrill berdaya hasil tinggi pada lahan kering di Manggoapi, Manokwari. Skripsi. Fakultas Pertanian dan Teknologi Pertanian. UNIPA, Manokwari.
DOI: http://dx.doi.org/10.33087/daurling.v7i1.280
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Daur Lingkungan Published by Environmental Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Batanghari University |

